Memahamihal ini, berhati-hatilah dalam bergaul dengan lawan jenis, siapapun dia. Bisa jadi pada awalnya seseorang memiliki niat baik, niat saling menolong, niat merasa kasihan, perlu ada teman untuk berbagi rasa.. "Kan ngga ada masalah kalau hanya jadi teman curhat, yang penting ngga ada perasaan apa-apa. JanganCurhat Kepada Lawan Jenis! Kadang kita menyepelekan hal tersebut, sampai suatu saat sudah terlalu jauh, terlalu sering curhat dan dekat, kita baru menyadari ada yang salah dengan hal ini. Beberapa bulan yang lalu saya mendengar 'pengalaman' sepasang suami istri yang sedang mengalami konflik. Sang istri 'curhat' kepada teman Tapi usahakan jangan lawan jenis. Soalnya, bukan nggak mungkin perselingkuhan bermula dari rasa nyaman ketika curhat dengan teman lawan jenis. Kemudian, Pingkan menyarankan curhatlah ke teman yang punya pengalaman serupa. Yang nggak kalah penting, curhatlah pada teman yang bisa dipercaya. HukumBerjabat Tangan Dengan Perempuan Muda Yang Bukan Mahrom. Ulama empat Mazhab (Hanafi, Maliki, Syafii, Hanbali) secara tegas melarang praktik tersebut. Pun demikian Ibnu Taimiyah. Namun, ulama dari mazhab Hanafi memberikan pengecualian. Menurut ulama mazhab Hanafi, bersalaman/berjabat tangan dengan perempuan muda itu diperbolehkan selama Samajuga bo'ong kalo gini caranya. Selain dosa karena kamu berkhalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis yang non mahrom), kamu juga dosa karena bisa ngomong tapi gak bisa melakukan omonganmu dengan konsisten. Dobel dosa tuh. Jangan sampai ini terjadi loh. 3. Gunakan Qur'an dan Hadits Jangansembarangan curhat soal rumah tangga / Credit: Misalnya, curhat ke orang yang salah dan dia membocorkan permasalahan yang notabene harus dijaga rapat-rapat ini. Biar kamu lebih waspada, Curhat sama lawan jenis justru lebih mudaratnya daripada manfaat. Selain jadi terkesan kalian menjelek-jelekan pasangan, bisa berpotensi . Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru lainnya. Setiap pasangan suami istri pasti mempunyai masalah dalam hubungan. Sebenarnya sah-sah saja masalah datang, karena itu merupakan ujian bagi hubungan kalian. Namun jangan sampai salah mengambil keputusan, bicarakan baik-baik dengan pasangan kamu sebelum kamu curhat dengan teman apalagi curha dengan lawan jenis. Curhat Dengan Lawan Jenis Bila kamu sudah tak kuat dengan semua masalahmu, gak ada salahnya mengutarakan semuanya kepada sahabat kamu. Tapi memang lebih baiknya jangan sampai diceritakan karena masih ada Allah yang masih mendengar dan memberikan solusi kepadamu. Jangan Curhat Dengan Lawan Jenis, Karena Dari Rasa Nyaman Biasanya Timbul Benih-Benih Cinta dan Berujung Pada Perselingkuhan. Sah-sah saja bila kamu mengutarakan keluh kesahmu kepada orang lain, tapi ingat jangan sampai keluh kesahmu kamu utarakan dengan lawan jenis. Khususnya bagi kamu yang sudah berstatus istri atau suami, karena biasanya dari rasa nyaman timbul rasa sayang. Sebenarnya seberat apapun masalahmu, ada baiknya kamu skip saja bersama pasanga kamu. Kamu bisa bicarakan semuanya dengan kepala dingin, jangan sampai masalah keluarga kalian sampai ditelinga orang lain. Karena kita tak bisa menjami, mulut mereka akan bungkam menyimpan masalahmu atau menyebarluaskannya. Karena Teman Curhatmu Belum Tentu Bisa Menjaga Rahasia Keluargamu, Nanti Bisa Jadi Bomerang Sendiri Bagi Dirimu. Pada dasarnya setiap orang mempunyai orang yang sangat dipercaya. Tapi percayalah, tak selamanya kalian akan baik-baik saja tanpa ada masalah, meski kalian sangat dekat. Dengan dia pasanga kamu saja sering terjadi masalah, apalagi dengannya yang sebatas orang yang kamu percaya. Bukan untuk menyuruh kamu berfikiran negatif, ada baiknya masalah rumah tanggamu cukup kamu simpan sendiri dengan pasanganmu. Karena bila orang lain tahu, bisa jadi kelak akan menjadi aib bagi dirimu sendiri. Bila Tidak Ada Bahu Untuk Bersandar, Ingat Masih Ada Sejadah Tempat Bersujud. Bila selama ini bahu suami mu yang selalu menjadi tempat bersandarmu. Tiba-tiba kalian mempunyai masalah dan renggang. Tak perlu lah kamu update status di media sosialmu untuk mencari perhatian. Karena bisa jadi yang memberikan perhatian mempunyai niat yang tak tulus, atau mereka malah menertawakan kehidupan kamu. Ingatlah, masih ada sejadah tempat kamu bersujud. Tempat kamu meminta dan mencurahkan semua isi hatimu kepada sang pemilik Hati. Kamu bisa mencurahkan semua isi hatimu dengan tulus, menangis sejadi-jadinya tanpa malu. Karena memang hanya kepada Allah lah tempat mencurahkan dan mengadu semuanya. 17-03-2020 1215 cewieClown dan 7 lainnya memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 5,614 bisa ya bisa gak 17-03-2020 1702 Memang jangan bermain api kl tdk mau terbakar. Sayangnya kebanyakan org merasa sok sanggup menjaga perasaannya tp akhirnya ya jatuh jg. Lebih baik mencegah sebelum terjadi hal2 yg tdk diinginkan. 17-03-2020 1718 awal mulanya dr status galau dulu.. 17-03-2020 1853 KASKUS Maniac Posts 6,931 ya gimana semuanya tergantung niat awal maka dari itu kita dalam mencari teman harus berhati hati ada teman yang mau benefitnya aja ada teman yang beneran tulus contoh si cewe curhat ma cowo udh curhat lama lama dibuat baper lalu si temen cowo minta pap ? wat serious man so ane rasa dalam hal ini kedua pihak salah ya intinya kembali pintar pintarlah dalam memilih teman jangan sampe pilih teman yang serigala berbulu domba ingat bahtera rumah tangga anda yang dipertaruhkan 18-03-2020 0132 KASKUS Maniac Posts 5,614 Curhat sesama jenis juga bahaya ah hari gini mah. Mending sama lawan jenis aja deh biar tetep normal wkwkwkwk 19-03-2020 1602 Iya sist emang bisa juga sih niatnya cuma curhat tapi karena merasa nyaman akhirnya lama-lama bis atumbuh rasa sayang.. emang sebaiknya masalah rumah tangga itu sebisa mungkin diselesaikan berdua, kalau emang butuh orang lain untuk membantu menyelesaikan, mungkin bs curhat ke sahabat yang bs dipercaya dan kalau bs jangan yang lawan jenis sih. Dan setuju banget jika Allah lah tempat terbaik utk mengadu dan memohon 19-01-2021 1613 Dari pada malab demen lakik sama lakik? 19-01-2021 1801 loading...Ketika ditimpa masalah. sebaiknya seorang muslimah datanglah kepada Allah terlebih dulu, curhatlah kepada-Nya dan Allah pun pasti akan menolong. Foto ilustrasi/ist Setiap orang pasti memiliki masalah dalam kehidupannya. Tak hanya sebagai individu, sebagai pasangan dalam rumah tangga pun, masalah kerap muncul. Dalam menyikapi masalah kehidupan tersebut, setiap orang pun memiliki beragam tindakan untukmendapatkansolusinya. Ada yang mencurahkan perasaan dan uneg-unegnya kepada keluarga, teman, atau bahkan kepada benda-benda mati. Fenomena saat ini, curahan hati curhat juga banyak dilakukan di media sosial medsos. Lihat saja status medsos itu, rata-rata isinya tentang curhatan kegalauan hidup, uneg-uneg, masalah teman, guru bahkan masalah rumah tangga pun diceritakannya di sana. Tak peduli apakah itu aib atau curhat dianggap bisa meringankan masalah, namun sebenarnya justru curhatlah yang membuat masalah semakin besar. Disadari atau tidak, curhat sering berujung kepada ghibah atau membicarakan keburukan orang lain. Atau setidaknya, curhat adalah pintu untuk membuka aib dirinya sendiri ke orang lain. Membuka aib orang lain dan aib sendiri jelas dilarang dalam agama Islam. Baca juga Inilah Syarat dan Cara Salat Berjamaah Bagi Wanita Lantas, bagaimana Islam memandang masalah curhat ini? Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. QS. Al-Hujurat 12.Curhat memang jadi pintu masuk ghibah dan membuka aib diri sendiri. Namun, bukan berarti curhat dilarang sepenuhnya. Selama tujuan curhat adalah untuk meminta nasihat tanpa membuka aib diri sendiri atau orang lain maka diperbolehkan. Selain itu, pastikan bahwa sebelum meminta masukan dari orang lain, dahulukan Allah. Datanglah kepada Allah terlebih dulu ketika ditimpa berfirman وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. QS. Qaf 16.Jika kehadiran Allah, begitu dekat maka untuk apa meminta solusi dan bantuan dari orang lain yang tidak berdaya tanpa kuasa Allah? Bagi siapapun yang berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah lebih dulu, maka Allah akan memberi jalan keluar yang lebih baik dari setiap masalah yang juga berfirman أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ"Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu manusia sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan yang lain? Amat sedikitlah kamu mengingatiNya. QS. An-Naml 62.Bolehkan mencari teman curhat?Dalam faktanya, banyak orang ketika curhat justru mencari orang lain untuk mendengarkannya. Ada yang mencari keluarga, teman bahkan teman lawan jenisnya. Menurut sebagian orang, teman dekat adalah tempat curhat terbaik untuk curhat ini. Lebih bahaya lagi, bila teman curhat yang dicari adalah lawan jenis atau suami /istri orang lain. Membuka aib diri sendiri atau aib keluarga ke orang lain yang bukan mahram tentu sangat lagi jika ada wanita yang curhat ke suami orang lain? Atau sebaliknya, pria yang curhat ke istri orang lain. Jika ia sampai membuka aib pasangannya sendiri tentu jadi dosa yang يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّوَمَعَهاَذُو مَحْرَمٍ“Janganlah seorang laki-laki itu berkhalwat menyendiri dengan seorang wanita kecuali ada mahram yang menyertai wanita tersebut.” HR. Bukhari & Muslim.Curhat berduaan dengan lawan jenis yang sudah memiliki pasangan tentu akan berdampak ke dosa besar. Perbuatan ini bisa mengundang fitnah dan mendekati zina. Ini karena keduanya berbicara tanpa batas membicarakan kekurangan orang lain tanpa adanya pembatas atau mahram lain yang bersamanya. Mendekati zina bukan hanya dapat terjadi ketika sedang bertemu berduaan secara langsung, namun juga dapat terjadi secara tidak langsung dan melalui hal-hal kecil, seperti chatting dengan suami orang dan bertelponan dengan suami orang, begitu juga نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ فِي الدُّنْيَا يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ Pernah kamu dijadikan tempat curhat dan berkeluh kesah teman atau pasangan? Pada intinya, setiap orang pasti akan berada pada momen ingin bercerita dan butuh didengarkan, entah itu secara langsung maupun via sosial media. Namun, sedikit yang memahami bahwa mendengarkan bukan hanya sekadar mendengar hearing, tapi juga perlu menyimak listening. Ketika dipercaya oleh teman untuk menjadi pendengarnya, maka kita hendaknya bisa memberikan perhatian penuh pada ceritanya sebagai bentuk menghargai untuk menjadi pendengar yang baik, kamu tentu harus aktif mendengarkan. Kalau masih bingung, berikut beberapa tips yang bisa menjadi langkah awalmu untuk menjadi pendengar yang aktif. Check it out! Baca Juga Jangan Mendominasi Obrolan! 5 Tips untuk Menjadi Pendengar yang Baik 1. Singkirkan segala jenis pendistraksiilustrasi bermain hp sambil mendengarkan teman GeppLangkah pertama dan utama yang harus kamu lakukan adalah memberikan atensi penuh pada temanmu. Salah satu caranya yakni dengan menyingkirkan segala hal yang kiranya dapat mengaburkan konsentrasimu, seperti handphone, musik, TV dan sebagainya. Kalau bisa jangan memegang handphone sembari temanmu sedang bercerita sebab hal tersebut dapat membuatnya diabaikan dan tidak didengarkan. Dengan menyingkirkan segala hal-hal yang mendistraksi, kamu juga menghargai mereka yang sedang bercerita. Dilansir channel Youtube TED-Ed, studi menunjukkan bahwa penampakan HP saja di tengah-tengah pembicaraan dapat membuat suasana menjadi kurang intimate bagi orang-orang yang terlibat didalamnya. Jadi, kalau ada yang sedang curhat, hpmu boleh ditaruh di tas dulu, ya!2. Jangan memotong pembicaraanilustrasi mendengarkan teman bercerita yang juga sangat penting untuk kamu lakukan bila ingin menjadi pendengar yang baik adalah berusaha untuk tidak menginterupsi atau memotong pembicaraan seseorang. Namun, ini bukan berarti kamu hanya perlu diam mendengarkan hingga sesi berbagi selesai. Kalau kamu ada hal yang kurang jelas atau kurang dipahami, kamu bisa mencari jeda pas yang tidak memotong pembicaraan penting lawan bicara. Berikan waktu dan space bagi lawan bicara menceritakan apa yang ada di pikirannya dengan sabar dan jarang ditemui momen ketika seseorang memotong percakapan, lawan bicara biasanya akan kehilangan apa yang sebelumnya ada di pikirannya. Akibatnya, kalimat dan gagasannya pun tidak dapat tersampaikan dengan jelas. 3. Konfirmasi kembali ceritanya ilustrasi mendengarkan curhatan teman GrabowskaKamu juga bisa mengulang kembali apa yang kamu dengarkan untuk mengonfirmasi kebenaran pemahamanmu. Misalnya, ia telah bercerita tentang pasangannya yang selingkuh, kamu bisa menggunakan kata-katamu sendiri untuk mengonfirmasi apa yang sudah diceritakan. Hal ini menjadi bukti bahwa kamu benar-benar mendengarkan, memperhatikan dan berusaha merekam setiap kata yang ia lontarkan juga emosi yang muncul darinya. Mereka yang bercerita juga akan merasa dipahami dan divalidasi atas segala hal yang telah diceritakan. Poin ini juga penting kamu lakukan bila sedang mendengarkan curhatan temanmu untuk menghindari kesalahpahaman antara cerita versimu dan versi temanmu. Tentu kamu tidak ingin ada kesalahpahaman, bukan? Baca Juga 4 Manfaat Positif saat Kamu Mau Belajar Jadi Pendengar yang Baik 4. Menggunakan gestur tubuh atau body languageilustrasi mendengarkan teman bercerita de RichelieuNah, tak kalah penting, selain melakukan poin-poin sebelumnya, kamu juga sangat diperbolehkan untuk menggunakan gestur tubuh sebagai tanda bahwa kamu memang mendengarkan lawan bicaramu dengan penuh kamu ikut tersenyum bila ada hal lucu dalam ceritanya, mengangguk saat ada hal penting, bergumam seperti "hmm" bila ada yang baru kamu ketahui, dan lain sebagainya. Bahasa tubuh seperti itu akan membuat lawan bicara merasa didengarkan dan diperhatikan. 5. Menggunakan open-ended questionilustrasi mendengarkan curhatan pasangan de RichelieuNah, kamu juga bisa melontarkan pertanyaan terbuka atau open-ended question sebagai langkah untuk menjadi pendengar yang aktif. Pertanyaan terbuka biasanya diawali dengan kata mengapa dan bagaimana. Misalnya, mengapa akhirnya memilih untuk keluar dari tempat kerja bagaimana perasaanmu setelah memilih langkah tersebut? Pertanyaan terbuka bisa menandakan bahwa dirimu memiliki ketertarikan dalam percakapan yang sedang berlangsung. Selain itu, hal tersebut juga bisa membuka pikiran lawan bicara dan membuatnya merespon lebih leluasa. Hal ini akan berbeda bila kamu melontarkan pertanyaan tertutup atau close-ended question. Pertanyaan tertutup biasanya merupakan pertanyaan ya tidak yang akan menghasilkan respons singkat. Biasanya, dalam proses konseling para profesional lebih memilih open-ended question sebagai langkah untuk mendengarkan secara aktif. Langkah-langkah di atas bisa kamu mulai terapkan bila ada teman atau pasanganmu yang membutuhkan tempat bercerita. Ingat, dalam proses mendengarkan jangan ada judgement yang akan membuat suasana menjadi tidak nyaman bagi lawan bicara, ya! Baca Juga 5 Perbedaan antara Orang Menyimak vs. Sekadar Mendengar IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Untuk Genhype yang sudah menikah, apakah kalian pernah curhat dengan teman lawan jenis dan merasa nyaman dengan percakapan itu? Kalian mungkin perlu sedikit menjaga jarak karena menurut konselor pernikahan Indra Noveldy, perselingkuhan dapat terjadi bahkan dari hal sepele seperti saling curhat. Memang istilah perselingkuhan sulit untuk didefinisikan. Sebab, setiap orang menetapkan batas yang berbeda untuk urusan yang satu ini. Namun, menurut Indra, yang juga pendiri dari dan penulis buku Menikah untuk Bahagia, mendefinisikan perselingkuhan dengan kriteria yang sederhana saja, yaitu curhat. Sebab, saat seseorang curhat dengan lawan jenis maka itu sama saja membuka jalan untuk berselingkuh, baik dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Baca juga Pasangan Selingkuh Sakitnya Tuh Di Sini, Ini 3 Cara Menyikapinya Definisi yang ditetapkan oleh Indra bukan tanpa alasan mendasar. Menurut pemahaman dan pengalaman Indra, perselingkuhan dapat terjadi mulai dari hal sepele, seperti mengobrol dengan lawan jenis yang bukan pasangan resmi. “Tidak ada orang yang berniat selingkuh. Semua terjadi tanpa sengaja. Awalnya bisa saja cuma sekadar cerita, bertukar pikiran, atau bertanya. Tapi lama-lama, bisa merasa nyaman satu sama lain,” ujarnya. Saat sudah merasa nyaman, maka hubungannya akan lebih intens, makin terjebak dan malah makin sulit untuk keluar, persis seperti berada di dalam pusaran air. “Maka dari itu, sedini mungkin lebih baik jauh-jauh dari hal yang mendekatkan kita dengan perselingkuhan, seperti curhat kepada lawan jenis, apa pun niatnya dan walaupun bersahabat. Sejak awal, tutuplah celah perselingkuhan sedini mungkin, bahkan enggak usah mendekati pinggirannya,” kata Indra. Definisi perselingkuhan berdasarkan penjelasan Indra, senada dengan hasil survei. Sebanyak 51 persen responden setuju bahwa perselingkuhan adalah melakukan percakapan intens dan intim dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan pasangan resmi. Sementara, 48 persen mengategorikan perselingkuhan sebagai pertemuan diam-diam dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan pasangan resmi dan 8 persen menganggap bahwa kagum terhadap seseorang yang bukan pasangannya adalah bentuk perselingkuhan. Editor Nirmala Aninda Gak ada yang salah berteman dengan lawan jenis dalam satu grup karena kamu gak bisa hidup terus-terusan sendiri. Kamu bisa tetap akrab dengan mereka, meskipun kamu sudah memiliki pasangan. Namun, ketika kamu telah menjalin hubungan asmara dengan pasanganmu ini, tentunya kamu gak bebas dalam berinteraksi dengan teman lawan jenismu. Hal itu dikarenakan nantinya kamu jadi lebih nyaman pada dia yang bukan pasanganmu dan pasangan yang mengetahuinya akan mengira kamu berkhianat dalam karena itu, penting untukmu menjaga jarak dalam berteman dengan lawan jenis, caranya dapat kamu simak di bawah ini. 1. Lakukan komunikasi sewajarnya kamu sudah memiliki pasangan saat ini, maka bertemanlah seperti biasanya saja. Jangan ada komunikasi yang dilakukan secara berlebihan karena itu akan mendekatkan dirimu dengan teman lawan jenismu itu. Jika nanti sudah terlalu dekat, maka kamu akan nyaman dan jatuh cinta dengannya. Dirimu akan selalu ingin bertemu dan dekat dengan dia jika kamu sudah terlanjur jatuh cinta padanya. 2. Hindari cerita dan curhat apa pun pada teman lawan sudah punya pasangan, cerita maupun curhat pada lawan jenis, meskipun itu adalah temanmu adalah hal yang dilarang. Hal itu dikarenakan nantinya kamu akan terus menerus berkeluh kesah padanya dan akhirnya kamu nyaman bersama dengan dia yang selalu mengerti tentang kondisimu saat ini. Jika sudah seperti itu, kamu akan kehilangan rasa cinta dan sayangmu pada pasangan. Hubungan cintamu jadi terasa hambar untuk dijalani. Baca Juga 5 Hal Klasik yang Gak Sebaiknya Dijadikan Alasan untuk Pacaran 3. Jangan terlalu sering meminta bantuan dan dia memang teman, sesekali meminta bantuan darinya jika itu penting gak apa-apa kamu lakukan. Namun ingat, jangan terlalu sering meminta bantuan darinya karena itu akan membuatmu jadi ketergantungan akan kehadiran dirinya. Ketika kamu sudah ketergantungan, kamu akan sulit lepas dari temanmu itu. Akhirnya, hubungan kalian semakin dekat dan kamu gak memperdulikan bahwa kamu sudah memiliki pasangan. 4. Jangan sering melakukan aktivitas berdua juga teman, apa lagi jika hubungan pertemananmu sudah sangat akrab dengannya. Kamu pasti sering melakukan berbagai macam aktivitas dengannya, entah bersama dengan yang lain, atau pun hanya berdua saja. Karena posisimu sudah ada pasangan sekarang, maka jangan terlalu sering melakukan aktivitas bersama dengannya. Hal ini dilakukan demi menjaga hati pasanganmu juga. 5. Tunjukkan bahwa kamu sudah memiliki hubungan dengan orang PiacquadioJangan merahasiakan hubunganmu dari teman-temanmu, termasuk dari teman lawan jenismu karena itu gak kan membuatmu bebas melakukan segala hal dengan mereka. Bahkan, kamu juga gak akan ingat bahwa kamu punya hubungan dan akhirnya kamu jadi kebablasan tanpa kenal batasan dalam berteman. Itulah tadi tips jaga jarak dengan teman lawan jenis saat kamu sudah miliki hubungan. Ingat, tetap jaga batasanmu agar hubunganmu dengan pasangan bisa baik-baik saja. Baca Juga 5 Alasan Pacaran Rasa Teman Lebih Asyik daripada Teman Rasa Pacar IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Mengalami patah hati memang sangat menyakitkan, dan pasti kamu langsung mencari seseorang yang tepat untuk tempat kamu bercerita. Biasanya dengan bercerita akan membuat perasaan sedih, sakit hati, dan kecewa akan menghilang. Tetapi jika kamu salah memilih teman cerita, itu justru akan menimbulkan masalah baru. Misalnya, usai putus kamu langsung curhat ke teman yang lawan jenis. Hal tersebut sebaiknya harus kamu. Nah, berikut ini kelima alasannya mengapa kamu gak boleh curhat ke teman lawan jenis setelah putus dari pacar. Let's get to the list! 1. Dia jadi salah sangka dan berpikir bahwa hubungan kalian lebih dari seorang temanIlustrasi Pria Sedang Menenangkan Wanita yang Bersedih productionMemang tidak salah untuk cerita ke teman usai kamu putus dari pacar. Tetapi cobalah lebih bijak dalam memilih teman curhat. Dan lebih baik, untuk tidak curhat ke teman lawan jenis. Walaupun bagi kamu hal ini biasa, tetapi kamu gak tahu apa yang sedang teman kamu pikirkan. Atau bisa saja setelah kamu curhat tentang segalanya, dia malah merasa bahwa hubungan kalian lebih dari sekadar teman. Jadi untuk menghindari hal ini, sebaiknya kamu yang harus lebih dewasa dalam memilih teman curhat usai mengalami patah hati. 2. Mengganggu privasinyaIlustrasi Pria dan Wanita Sedang Mengobrol DiezNah, bagi kamu yang suka curhat ke teman lawan jenis usai putus dari pacar wajib ekstra hati-hati nih. Karena sebagai teman tentu kamu tidak tahu pasti tentang kesibukannya. Misalnya, ketika kamu membuat janji untuk bertemu tetapi dia malah sedang bekerja atau ada kegiatan lainnya. Meskipun dia tidak mengatakannya, tetapi kamu sudah mengganggu privasinya. Dan ketika mengobrol pun dia tidak nyaman mendengarkan kamu. Malah dia berpikir tentang beberapa kegiatannya yang sempat tertunda. Baca Juga 5 Alasan Lebih Baik Putus kalau Pacarmu Dijodohkan Orangtuanya 3. Takutnya dia salah memberi saran dan makin melukai perasaanmu Ilustrasi Pria dan Wanita Sedang Bertengkar ProductionsCurhat ke teman lawan jenis ketika baru saja putus dari pacar, bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Pasalnya, ketika baru putus cinta biasanya perasaan seseorang jauh lebih sensitif. Dan ketika teman kamu memberi saran yang makin melukai perasaanmu, apakah kamu sudah siap untuk mendengarnya? Jika kamu belum siap, ada baiknya kamu memberi sedikit waktu untuk dirimu sendiri. Sehingga ketika curhat ke teman, perasaan kamu jauh lebih tenang dan ikhlas. 4. Membuat kamu semakin lama untuk move onIlustrasi Pria dan Wanita Sedang Mengobrol BurtonKetika kamu curhat ke teman lawan jenis pasti kamu langsung berharap, bahwa setidaknya kesedihanmu sedikit berkurang. Tetapi kenyataannya, hal tersebut membuat kamu akan semakin lama untuk move on. Ketika curhat ke teman lawan jenis, itu justru akan mengingatkan kamu kepada mantan kekasihmu. Misalnya, dari cara dia memperlakukan dan menatap kamu akan buat kamu kembali mengingat, tentang mantanmu yang juga pernah memperlakukan hal yang sama. Oleh sebab itu, beri dirimu sedikit waktu untuk sendiri dan pastikan sampai kamu sudah benar-benar move on. 5. Menjauhi fitnah dari orang-orang terdekatIlustrasi Pria dan Wanita Sedang Berselisih Paham ProductionsBaru saja kamu putus dari mantan, tetapi kamu langsung berniat untuk membagikan kesedihan kepada temanmu yang lawan jenis. Memang tidak ada salahnya, tetapi apakah kamu gak berpikir bagaimana pendapat orang-orang terdekatmu? Misalnya kalian sedang bertemu di sesuatu tempat, lalu ada pihak keluarga atau sahabat dari mantan pacarmu yang melihat kalian bertemu. Tentu mereka langsung berpikir bahwa kamu sudah dekat dengan orang lain padahal baru saja putus. Jika hal tersebut terjadi itu justru akan merugikan dirimu sendiri. Masih banyak hal positif lainnya yang dapat kamu lakukan usai putus dari pacar. Meskipun curhat ke teman lawan jenis itu memang tidak ada salahnya. Tetapi, bijaklah dalam memilih waktu ketika kamu mau curhat ke teman lawan jenis saat baru putus dari pacar. Baca Juga Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Mantan setelah Putus, Bikin Risi! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

jangan curhat dengan lawan jenis